Bisnis

Pengertian Branding Bisnis, Unsur dan Manfaat Penerapannya

Source: Freestudy.com
Branding bisnis melalui channel digital

Dalam menjalankan bisnis, salah satu hal yang perlu diperhatikan adalah cara agar merk atau brand produk dari bisnis yang sedang dijalankan dapat terkenal dan populer. Merk atau brand merupakan nama, simbol, desain, istilah, atau karakteristik dari sebuah produk atau jasa yang dapat membedakannya dari yang lain. Selain dengan membangun citra baik dari merk tersebut, cara untuk membuat merk atau brand agar terkenal adalah dengan cara branding bisnis.

Branding dari bisnis merupakan kegiatan komunikasi, memperkuat, mempertahankan sebuah brand dalam upaya memberikan perspektif kepada orang yang melihatnya. Selain itu, proses menentukan visi, misi, serta logo juga termasuk dalam branding. Sebuah brand yang kuat dapat dengan mudah dikenal oleh semua konsumen sehingga banyaknya pesaing tidak akan mempengaruhi kokohnya bisnis tersebut. Bagi perusahaan, brand bukalah hanya sekedar merk tapi juga sebagai image perusahaan secara keseluruhan.

Unsur-Unsur Branding

1. Visi dan Misi

Visi dan Misi merupakan pondasi utama sebuah merk. Misi adalah solusi yang akan diberikan oleh perusahaan untuk memecahkan permasalahan yang ada. Sedangkan Visi merupakan tujuan jangka panjang yang ingin dicapai oleh perusahaan melalui merk tersebut. Visi misi termasuk dalam unsur branding bisnis yang sangat penting sebab adanya visi misi yang meyakinkan dapat memperkuat kedudukan merk.

Baca Juga: Tips Membangun Brand Awareness dan Manfaatnya Untuk Bisnis

2. Logo

Logo merupakan wajah dari sebuah merk. Untuk menciptakan sebuah logo, diperlukan warna, gaya tulisan, dan bentuk yang khas sehingga dapat membekas dalam pikiran konsumen. Selain itu, perhatikan juga faktor keunikan dan image yang sesuai dengan brand. Dengan mempunyai logo yang sudah memiliki ciri khas, akan memudahkan konsumen untuk mencari brand tersebut. Macam-macam logo adalah logo type, monogram, dan bendera.

3. Nama merk

Unsur branding suatu bisnis yang tak kalah penting adalah nama merk. Nama adalah hal pertama yang harus dipenuhi oleh suatu perusahaan jika akan melakukan branding. Tanpa adanya nama merk, maka produk tidak akan mempunyai identitas sehingga tidak dapat dikenal oleh masyarakat luas. Nama merk yang sudah terkenal akan menjadi kekuatan sendiri jika sedang dilakukan branding bisnis.

4. Tampilan Visual

Tampilan visual dapat diaplikasikan pada desain kemasan, desain seragam, desain produk, dan sebagainya. Menampilkan tampilan visual yang menarik dengan warna cerah dan elegan atau bisa juga disesuaikan dengan produk akan menambah citra baik terhadap sebuah produk. Tampilan visual yang menarik bisa menjadi acuan untuk mengundang minat konsumen. Oleh karena itu tampilan visual merupakan salah satu unsur branding suatu bisnis yang tidak bisa diabaikan.

5. Jargon

Selain logo dan tampilan visual, untuk menciptakan citra menarik pada sebuah merk dan membuatnya lebih hidup maka juga dibutuhkan unsur branding bisnis berupa tutur kata. Tutur kata yang dimaksud dalam suatu merk produk adalah jargon. Dengan memiliki jargon, para konsumen akan lebih paham tentang produk apa yang ingin ditawarkan.  Jargon atau slogan yang cerdas akan meninggalkan kesan mendalam. Dalam membuat jargon, perlu menggunakan kata-kata yang memiliki suasana ceria, positif, musah diingat, dan pastinya berbeda dari brand lain.

6. Penggunaan Juru Bicara

Juru bicara yang dimaksud dalam hal branding adalah seorang co-founder dari perusahaan, tokoh perusahaan, maskot, atau orang dengan koneksi luas atau terkenal yang telah diajak bekerja sama untuk meningkatkan pemasaran produk. Dalam urusan branding suatu bisnis, penggunaan juru bicara penting adanya sebab sebagai penyampai tentang deskripsi produk yang ditawarkan. Pemilihan juru bicara yang tepat juga sebagai penentu jalannya pemasaran produk.

Baca Juga: Pebisnis Wajib Mengenal Impression Digital Marketing untuk Tingkatkan Brand Awareness

Jenis-jenis Branding dalam Bisnis

1. Product Branding

Product branding merupakan jenis branding bisnis yang paling umum digunakan. Sedangkan pengertiannya sendiri adalah usaha mengunggulkan sebuah produk yang dapat mempengaruhi konsumen untuk memilih produk tersebut daripada produk pesaing lainnya. Tujuan product branding adalah untuk mempromosikan produk yang baru dirilis, atau meningkatkan pemasaran dan penjualan produk lama. Jenis branding ini kerap dijumpai di mesia dosial, website TV, koran, hingga billboard.

2. Personal Branding

Jenis branding berikutnya adalah personal branding. Personal branding dapat diartikan seseorang yang menggunakan namanya sendiri sebagai brand. Umumnya jenis branding ini dipakai oleh orang-orang yang memiliki status tertentu seperti selebgram, artis, politisi, atlet, dan lainnya. Dalam penggunaan jenis branding ini yang dituju adalah brand awareness atau popularitas. Media yang kerap digunakan sebagai pemasaran adalah media sosial. Sebab di media sosial lah orang yang memiliki popularitas dapat mengekspresikan karakter mereka.

3. Corporate Branding

Membangun branding bisnis
Source: Hubspot.com

Sesuai dengan namanya, corporate branding merupakan jenis branding bisnis yang memiliki tujuan untuk mempromosikan suatu perusahaan tertentu. Tujuannya guna membangun image, maka yang dipromosikan adalah nilai-nilai perusahaan, etos kerjanya, misi perusahaan, hingga sejarah perusahaan. Dengan begitu, konsumen dapat mengenal perusahaan secara mendalam. Media yang kerap digunakan bisa bermacam-macam seperti media sosial, website, sponsor event, dan PR (public relation).

4. Geographical Branding

Geographical branding merupakan jenis branding yang memperlihatkan keindahan, keunikan, dan keunggulan suatu wilayah. Umumnya jenis branding ini digunakan oleh organisasi atau perusahaan yang berkaitan dengan bidang pariwisata. Biasanya media yang dikenakan untuk jenis branding ini adalah video yang diunggah di media sosial, hingga portal berita bahkan juga bisa dijumpai di iklan TV.

5. Co-Branding

Jenis branding bisnis yang terakhir adalah co-branding. Co-branding merupakan jenis branding kerja sama yang dilakukan oleh dua brand atau lebih. Tujuan utamanya adalah untuk menarik minat seluruh bisnis yang terlibat sehingga jangkauan target pasarnya menjadi lebih luas. Dalam menggunakan co-branding, maka produk yang diproduksi adalah produk milik bersama atau perpaduan antara produk milik perusahaan masing-masing. Cara ini bisa menjadi trobosan untuk meningkatkan penjualan produk.

Manfaat Branding untuk Bisnis

1. Merk dapat Terkenal dengan Mudah

Menentukan strategi branding bisnis
Source: Promotive.ie

Pemilihan branding yang tepat akan membuat merk produk terkenal luas di kalangan masyarakat. Hal yang perlu diperhatikan adalah dalam pembuatan unsur produk harus berbeda dari brand lainnya. Langkah ini penting agar tercipta image sendiri dan dapat dengan mudah dikenal oleh target pasar.

2. Memberikan Posisi Bisnis yang Kuat

Manfaat branding bisnis yang kedua adalah dapat memperkuat kedudukan bisnis dalam industri. Penggunaan branding dalam jangka panjang akan menempatkan bisnis pada posisi strategis dalam bidangnya masing-masing. Brand-brand yang sudah terkenal juga memiliki posisi yang bagus dan menjadi tujuan utama para konsumen.

3. Meningkatkan Kepercayaan Target Pasar

Branding memiliki manfaat dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merk yang ditawarkan.  Brand yang memiliki kesan positif akan lebih dipercaya dan dapat menarik pelanggan baru dengan mudah. Di samping itu, pelanggan lama juga akan betah menjalankan kerjasama bisnis jika kualitas dan citra merk tetap terjaga dengan baik.

Baca Juga: 7 Channel Digital Marketing Terbaik Untuk Meningkatkan Performa Bisnismu

4. Mendukung Pemasaran Merk

Upaya meningkatkan pemasaran akan lebih mudah jika memiliki merk yang sudah memiliki ‘nama’ dan dipercaya masyarakat. Konsumen yang puas dengan layanan yang diberikan akan cenderung merekomendasikannya ke orang yang ada di sekitarnya. Oleh karena itu pemilihan branding harus diperhatikan.

Branding bisnis merupakan bagian penting dalam mengembangkan sebuah usaha. Karena sifatnya yang penting itulah, maka branding tidak bisa dilakukan dengan langkah yang sembarangan. Segala sesuatunya harus terukur dan tepat agar hasilnya maksimal.

Bisnis ingin melakukan branding digital? Yuk kolaborasi bareng Buzzup.id. Kami akan membantu bisnis Anda tumbuh lebih cepat melalui digital. Dapatkan informasi lengkap hanya di website dan sosial media kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *