Marketing

Tradisional Marketing: Pengertian, Fungsi, Macam, dan Keuntungannya

Source: Copypress.com
Traditional Marketing

Pemasaran atau marketing adalah salah satu metode atau cara untuk menarik pelanggan yang berpotensi membeli produk dan layanan Anda. Proses pemasaran konvensional terdiri dari berbagai proses seperti perencanaan, penelitian, promosi, dan penjualan produk. Secara tradisional, pemasaran telah menjadi bagian dari bisnis sejak berabad-abad dan setiap tahun pengeluaran perusahaan untuk keperluan pemasaran terus meningkat pesat. Meningkatnya persaingan di pasar juga telah meningkatkan pentingnya pemasaran secara signifikan.

Perusahaan memilih berbagai metode pemasaran untuk mempromosikan produk mereka supaya lebih unggul dari produk pesaing. Metode-metode ini secara luas dapat dikategorikan ke dalam dua kategori utama seperti digital marketing dan tradisional marketing.

Istilah digital marketing mengacu pada semua metode pemasaran yang menggunakan platform digital untuk mempromosikan produk, sedangkan untuk istilah tradisional marketing mengacu pada semua metode pemasaran yang digunakan untuk mempromosikan produk secara offline tanpa platform digital.

Baca Juga: Mengenal Marketing Mix 7p dan Konsep Pemasaran Mix 7p Dalam Dunia Bisnis

Pada artikel kali ini, pembahasan akan lebih fokus tentang tradisional marketing, mulai dari pengertian, fungsi, macam-macam media yang digunakan untuk mempromosikan produk, serta kelebihan dan kekurangan pemasaran tradisional.

Pengertian Tradisional Marketing

Pemasaran tradisional adalah jenis pemasaran di mana pemasar menggunakan platform tradisional seperti media cetak dan media penyiaran, dan lain-lain. Sebelum digital marketing dan social media marketing mulai populer, tradisional marketing menjadi pilihan perusahaan untuk mempromosikan produk dan layanan mereka kepada pelanggan.

Sederhananya, tradisional marketing merupakan metode pemasaran yang dilakukan tanpa menggunakan internet. Meskipun kalah populer dengan digital marketing, bukan berarti tradisional marketing tidak dibutuhkan.

Anda pasti sering menjumpai beberapa media pemasaran tradisional saat melakukan aktivitas setiap hari. Misalnya saat Anda menonton TV, berangkat ke kantor, membaca koran atau majalah, dan sebagainya dan telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. itulah bukti bahwa tradisional marketing masih eksis dan tetap dibutuhkan.

Mengapa Menggunakan Tradisional Marketing?

Ada beberapa alasan mengapa perusahaan atau bisnis menggunakan metode pemaaran digital. Berikut ini penjelasannya:

Kemampuan untuk menjangkau khalayak luas

Digital marketing bisa jadi pilihan yang cocok untuk mempromosikan produk kepada generasi milenial atau orang-orang yang sering menggunakan teknologi. Akan tetapi tradisional marketing memiliki kemampuan untuk menjangkau orang-orang yang tinggal di daerah pedesaan dan jarang menggunakan media digital.

Misalnya, orang tua yang tidak paham cara menggunakan teknologi dan mereka masih mengandalkan televisi, radio, dan surat kabar untuk belajar tentang kejadian di dunia. Oleh karena itu, metode pemasaran ini merupakan sarana terbaik untuk membuat orang-orang tersebut mengetahui produk Anda.

Dapat Ditempatkan di Publik

Alasan kedua para pemasar menggunakan metode tradisional marketing adalah karena media ini dapat ditempatkan di tempat umum. Orang-orang melihat iklan secara sengaja maupun tidak. Misalnya, pemasangan televisi di ruang tunggu rumah sakit atau stasiun kereta api, peletakkan koran atau majalah, papan reklame di pinggir jalan, dan lain-lain.

Dengan begitu, masyarakat dapat melihat produk atau layanan yang ditawarkan oleh perusahaan sepanjang waktu. Seperti saat berangkat atau pulang kerja, bepergian, berbelanja, dan sebagainya.

Melayani Orang-Orang dengan Kebutuhan Khusus

Tradisional marketing merupakan cara yang baik untuk mempromosikan produk kepada orang-orang dengan kebutuhan khusus. Misalnya, Anda dapat mempromosikan produk kepada tunanetra dengan melakukan promosi melalui iklan di radio.

Dengan begitu, orang tersebut dapat menjadi sasaran dengan bertemu langsung dan membuat mereka mengetahui manfaat dari produk atau layanan yang Anda tawarkan.

Baca Juga: Tingkatkan Omset Bisnis Dengan Strategi Pemasaran 4P

Macam-Macam Media Tradisional Marketing

Ada beberapa media yang bisa digunakan sebagai sarana pemasaran tradisional. Mari kita pelajari satu per satu dalam pembahasan berikut ini:

1. Televisi

Televisi adalah media pemasaran yang paling populer dan paling disukai oleh hampir semua lapisan masyarakat. Hal ini dikarenakan televisi telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari keperluan setiap rumah tangga. Bahkan, kebanyakan orang menghabiskan sebagian besar waktu luang mereka di depan televisi.

Oleh karena itu, perusahaan menggunakan televisi untuk mengiklankan produk mereka kepada masyarakat luas. Umumnya, kalangan wanita dan anak-anak menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menonton TV.

Kaum hawa menonton sinetron, drama, acara gosip, film harian dan sebagainya. Sementara itu, anak-anak menghabiskan waktu mereka untuk menonton kartun di televisi. Sedangkan para pria umumnya lebih suka menonton saluran olahraga di televisi.

Di situlah perusahaan mempromosikan produk mereka di antara acara televisi berdasarkan penonton acara. Misalnya, produk untuk anak diiklankan di saluran kartun dan produk yang berhubungan dengan rumah tangga dan kebutuhan wanita diiklankan di sela-sela jeda sinetron.

Selain itu, televisi juga dipasang di tempat-tempat umum seperti bandara, stasiun kereta api dan ruang tunggu rumah sakit dan lounge di mana orang tidak memiliki banyak hal untuk dilakukan dan mereka menghabiskan waktu menonton TV. Oleh karena itu, televisi merupakan salah satu media terbaik untuk mempromosikan produk kepada masyarakat.

2. Radio

Media lain yang digunakan oleh pemasar untuk mempromosikan produk ke khalayak luas adalah radio. Meskipun radio merupakan teknologi kuno di zaman sekarang, namun media ini tidak kehilangan popularitasnya dan masih tetap eksis bagi sebagian besar masyarakat yang mendengarkan radio sabagai sarana untuk menghibur diri.

Misalnya, orang-orang memutar radio di mobil mereka saat pergi ke tempat kerja atau dalam perjalanan jauh untuk rekreasi. Oleh karena itu, perusahaan menilai dan menganggap radio sebagai sarana penting untuk mempromosikan produk dan layanan mereka.

Radio mampu menjangkau khalayak yang luas dan salah satu manfaat menggunakan radio sebagai media tradisional marketing adalah biaya pemasarannya yang murah. Maka dari itu, banyak perusahaan dengan anggaran pemasaran kecil menggunakan media ini untuk memasarkan produk mereka.

3. Koran

Iklan dalam surat kabar atau koran juga dikenal sebagai iklan media cetak. Koran sebaagi salah satu media cetak adalah sarana tradisional marketing yang digunakan perusahaan untuk mempromosikan produknya dengan mencetak iklan di surat kabar.

Bahkan di era media digital, ada beberapa media pemasaran tradisional yang memiliki jangkauan khalayak luas, salah satunya adalah koran atau surat kabar. Masih banyak rumah tangga yang membeli koran setiap hari untuk mengetahui peristiwa hangat dan terkini yang sedang terjadi.

Jenis pemasaran tradisional ini digunakan oleh pemasar untuk mempromosikan penjualan dan penawaran produk mereka untuk menarik lebih banyak orang dan sebagai bagian dari strategi pemasaran mereka, mereka mencetak kupon diskon di iklan surat kabar sehingga semakin banyak orang dapat memanfaatkan penawaran mereka. Buka koran dan Anda akan melihat beberapa iklan dengan ukuran berbeda.

4. Majalah

Contoh lain dari media tradisional marketing adalah majalah. Beberapa majalah terkenal memiliki pengikut pembaca yang besar di seluruh dunia. Maka dari itu, perusahaan rela menghabiskan banyak dana untuk mengiklankan produk mereka di majalah.

5. Panggilan telepon

Panggilan melalui telepon telah menjadi salah satu jenis teknik pemasaran yang paling abnyak digunakan. Dalam teknik pemasaran tradisional ini, pihak pemasaran menelepon orang-orang secara acak dan memberi tahu mereka informasi tentang produk dan penawaran.

Perusahaan menggunakan metode ini untuk pemasaran karena efektifitas dan biaya yang murah serta tidak memerlukan terlalu banyak investasi dari pihak perusahaan.

Keuntungan Menggunakan Tradisional Marketing

Beberapa keuntungan yang bisa didapat dengan menggunakan metode pemasaran tradisional di antaranya adalah sebagai berikut:

  • Tradisinal marketing merupakan cara terbaik untuk menjangkau konsumen lokal.
  • Dapat digunakan berkali-kali dalam sekali pembayaran.
  • Informasi dalam bentuk cetak lebih mudah diproses dan disimpan orang daripada informasi dalam bentuk digital.
  • Menggunakan tradisional marketing dapat menargetkan target pasar yang luas.
  • Orang merasa lebih nyaman dengan metode pemasaran tradisional. Tidak seperti metode pemasaran digitaldi mana orang takut membuka email atau mengklik iklan iklan yang berjalan di situs web karena takut terjadi error.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *