Bisnis

ROI Digital Marketing dan Aspek-Aspek Penting di Dalamnya

ROI Digital Marketing

ROI digital marketing merupakan elemen penting yang harus dipahami dengan baik oleh setiap pelaku usaha di era digital seperti saat sekarang ini. ROI sendiri merupakan singkatan dari Return on Investment yang bertujuan untuk membantu bisnis Anda dalam meraih keuntungan lewat investasi.

Dengan memanfaatkan ROI dalam bisnis maka Anda pun bisa memiliki tolak ukur dan penilaian tersendiri terkait keuntungan yang didapatkan perusahaan.

Apa Itu ROI Digital Marketing?

Return on Investment pemasaran digital dapat didefinisikan sebagai ukuran untung serta rugi yang didapatkan lewat kampanye pemasaran digital yang dilakukan. Kampanye pemasaran yang diterapkan juga bergantung dari jumlah uang yang Anda investasikan.

Beberapa ahli juga memberikan pendapatnya terkait pengertian ROI dalam pemasaran digital:

Kasmir

Menurut Kasmir, rumus ROI digunakan sebagai rasio pengembalian atau return atas aktiva yang digunakan suatu pihak di dalam perusahaan. ROI sendiri diartikan sebagai skala pengukur efektifitas manajemen suatu transaksi investasi.

Baca Juga: 7 Jenis Digital Marketing untuk Strategi Digital

Syamsudin

Syamsudin menyebutkan bahwa ROI merupakan skala perbandingan antara laba bersih setelah pajak dengan total aktiva.

Rahardjo

Adapun menurut Rahardjo, ROI adalah rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam menghasilkan keuntungan atas investasi yang mereka lakukan.

Menerapkan ROI termasuk penting karena tanpa mengukur keberhasilan kampanye pemasaran Anda dari waktu ke waktu maka Anda akan kesulitan untuk mengetahui mana kampanye yang berhasil dan tidak. Tanpa mengukur ROI Anda secara rutin maka Anda hanya akan membuang-buang uang perusahaan. Sebaliknya, jika Anda benar-benar mengukur ROI setiap waktu maka Anda pun telah menggunakan anggaran perusahaan secara bijak.

Hal-hal yang Perlu Dipersiapkan dalam Menghitung ROI

ROI digital marketing

Berikut adalah hal-hal penting yang perlu Anda perhatikan saat menghitung Return on Investment.

Memahami Objectives

Memanfaatkan ROI memang penting akan tetapi dibalik itu semua Anda juga wajib memahami tujuan pemasaran yang akan Anda lakukan. Meskipun ROI termasuk strategi ampuh dalam pemasaran digital perusahaan akan tetapi para pemasar cenderung lebih ingin melihat hasil dari penerapan ROI ini.

Mengidentifikasi Key Performance Indicator (KPI)

Setiap bisnis tentulah memiliki keunikan yang berbeda-beda. Hal ini dilakukan untuk bisa bersaing di tengah persaingan bisnis yang semakin kompetitif oleh sebab itu penting untuk mengidentifikasi KPI dalam perusahaan. Adapun Key Performance Indicator yang bisa Anda terapkan di antaranya ialah berupa Pengunjung Bulanan, Cost Per Lead, Cost per Acquisition (CPA/CAC), Return on Ad Spend (ROAS)! Customer Lifetime Value (CLTV)! Lead-to-Close Ratio hingga Average Position.

Memastikan Metode Pengumpulan Data

Saat ingin mengukur KPI perusahaan, pastikan Anda juga memiliki sistem dan metode pengumpulan data yang bisa menghasilkan data dengan baik. Jika proses pengumpulan dan penginputan data ini tidak konsisten maka perusahaan tentu akan mendapatkan informasi yang tidak valid. Pada akhirnya, hal ini akan berpengaruh negatif pada KPI dan angka ROI perusahaan.

KPI yang tak valid dan akurat tidak akan memiliki fungsi apa-apa saat menilai keefektifan upaya pemasaran digital yang dilakukan dalam menarik dan menemukan konsumen. Sebelum mengumpulkan data, pastikan untuk mengindentifikasi jenis KPI mana yang akan digunakan. Semuanya harus selaras dengan strategi pemasaran dan tujuan perusahaan.

Langkah seperti ini diperlukan untuk memudahkan Anda dalam menemukan dan mengimplementasikan aplikasi pengumpulan data yang cocok dengan anggaran perusahaan. Pengidentifikasian KPI secara keseluruhan akan berpengaruh pada tim pemasaran dan tim penjualan di dalam perusahaan.

Baca Juga: Perkembangan Digital Marketing di Indonesia dan Tren Digital Marketing

Gunakan Hasil KPI untuk Mengukur ROI

Jumlah traffic, CPL, SERP hingga jumlah post yang dibagikan lewat sosial media berpengaruh terhadap ROI digital marketing perusahaan. Beberapa KPI inilah yang menjadi indikator tentang seberapa baik atau buruknya usaha digital marketing perusahaan dalam menarik konsumen sehingga mampu menghasilkan konversi.

Saat sosial media perusahaan mampu menghasilkan interaksi yang baik karena kualitas konten yang juga bagus maka bisnis Anda pun berpeluang untuk mendapatkan pemasukan dan penjualan dari brand recognition dan authority.

Oleh sebab itu, Anda juga wajib memaksimalkan konten-konten yang dibuat pada website perusahaan untuk meningkatkan jumlah ROI.

Strategi dan Metrik Menggunakan ROI dalam Digital Marketing

Berhubung metrik yang digunakan dalam mengukur ROI di berbagai saluran pemasaran akan bergantung pada sasaran bisnis Anda maka Anda memerlukan beberapa metrik pendukung lainnya untuk mengukur ROI pemasaran digital. Adapun beberapa daftar metrik yang bisa Anda gunakan ialah sebagai berikut.

  • Email
    Rasio klik tayang, rasio terbuka, rasio pentalan, rasio berhenti berlanggananm konversi, serta prospek yang akan diperoleh.
  • Media Sosial
    Tingkat keterlibatan, konversi, klik dan rasio klik tayang, arahan yang diperoleh, penggemar atau pengikut baru.
  • Landing Pages
    Lalu lintas, visitor yang unik, visitor yang kembali, tampilan halaman total, waktu yang dihabiskan pada halaman, tindakan yang diambil, serta konversi.
  • Blogs
    Lalu lintas, klik, waktu yang dihabiskan di halaman, visitor yang unik, visitor yang kembali, tindakan yang diambil, serta konversi.

Faktor yang mempengaruhi ROI Digital Marketing

Secara keseluruhan besar atau kecilnya Return on Investment dalam digital marketing dipengaruhi oleh beberapa faktor. Apa sajakah faktor-faktor yang dimaksud? Berikut ulasannya untuk Anda.

Profit Margin

Profit margin dapat diartikan sebagai keuntungan operasional yang dinyatakan dalam bentuk persen dan jumlah penjualan bersih. Inilah yang nantinya akan mengukur tingkat keuntungan perusahaan yang akan dihubungkan dengan marketing.

Turnover

Adapun turnover di dalam ROI berasal dari aset operasional ataupun dari tingkat perputaran aktiva yang digunakan untuk biaya operasional pada periode tertentu.

Kehadiran Return on Investment juga sangat membantu para pelaku usaha dalam melihat seberapa efisiennya sebuah perusahaan dalam memanfaatkan aktiva dalam kegiatan operasional maupun dalam mengukur profitabilitas perusahaan.

Manfaat analisis ROI

Analisis Return on Investment dalam pemasaran digital selain berguna sebagai bahan referensi sekaligus evaluasi dalam investasi, analisis Return on Investment juga memiliki beberapa manfaat lainnya dalam sebuah bisnis. Berikut adalah beberapa manfaat ROI yang wajib Anda ketahui dan pahami.

  • Dimanfaatkan untuk membandingkan penggunaan modal pada perusahaan yang sejenis.
  • Digunakan untuk mengukur alokasi biaya dan modal dari masing-masin divisi.
  • Dipakai sebagai bahan referensi untuk mengambil keputusan apabila perusahaan ingin melakukan ekspansi.
  • Digunakan sebagai salah satu bahan perencanaan keuangan maupun manajemen di dalam perusahaan.

Baca Juga: Pebisnis Wajib Mengenal Impression Digital Marketing untuk Tingkatkan Brand Awareness

Kesimpulan

Melakukan penghitungan Return on Investment dalam pemasaran digital pada umumnya memang ada banyak faktor, termasuk dalam hal audiens, ukuran perusahaan yang dijalankan, tujuan bisnis serta industri. Perlu Anda ketahui pula bahwa terkadang ROI bukanlah satu-satunya metrik terbaik dalam mengukur keberhasilan kampanye pemasaran bisnis yang dijalankan.

Jadi, selain bergantung terhadap ROI digital marketing, ada baiknya jika Anda juga menganalisa KPI-KPI dalam perusahaan serta bagaimana KPI tersebut bisa sesuai dengan keseluruhan strategi kampanye perusahaan agar ROI yang digunakan tetap bisa bertumbuh sesuai dengan apa yang ditargetkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *