Marketing

Membuat Content Marketing Plan yang Optimal

Source: Online.hbs.edu
Membuat content marketing plan secara optimal

Membuat content marketing plan adalah hal yang penting dalam dunia digital marketing, khususnya content marketing. Membuatnya agar dapat optimal hingga bisa membantu Anda mencapai tujuan yaitu mendapatkan konsumen dan meningkatkan penjualan, adalah hal yang harus direncanakan sebaik mungkin.

Perkembangan di dunia bisnis yang begitu pesat dengan kemajuan teknologi yang terjadi membuat para pelaku bisnis harus mengikuti perubahan yang terjadi, salah satunya adalah memanfaatkan internet sebagai salah satu media promosi bisnis mereka. Salah satu strategi yang bisa dilakukan adalah dengan membuat content marketing.

Apa Itu Content Marketing Plan?

Content marketing adalah salah satu bentuk strategi pemasaran digital yang umum dilakukan, yang didalamnya termasuk kegiatan membuat dan juga mendistribusikan konten. Dibutuhkan perencanaan yang kuat, agar upaya ini membuahkan hasil yang positif untuk bisnis Anda.

Sedangkan content marketing plan atau content plan adalah sebuah perencanaan pengembangan konten, mulai dari menentukan konten, platform yang dipakai, jangka waktu publikasi konten, dan lainnya, yang dilakukan untuk mencapai tujuan akhir yang ingin dicapai.

Dalam content marketing ini, ketika Anda akan memproduksi sebuah konten, maka konten ini akan berfokus pada target pasar dan juga orang-orang yang sudah menjadi pelanggan. Itulah kenapa, perencanaan tersebut pun harus melibatkan data yang jelas tentang target pasar bisnis Anda, sehingga engagement yang didapat pun bisa maksimal.

Baca juga: Ketahui Segala Hal Penting Tentang Content Marketing Bisnis Berikut Ini!

Membuat content marketing plan ini juga dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan awareness dari audiens, hingga menarik audiens untuk melakukan pembelian produk atau jasa yang Anda jual.

Content plan sendiri berbeda dengan content strategy. Content strategi adalah mengatur konten-konten yang diproduksi dalam bentuk visual, tulisan dan lainnya. Jadi, content strategy dibuat untuk mengetahui apa strategi yang bisa diterapkan untuk mencapai KPI yang ingin diraih. Sedangkan content plan lebih fokus pada penjadwalan konten yang akan di-publish, platform yang digunakan dan lainnya. Namun keduanya harus berjalan beriringan agar hasil yang didapat bisa lebih maksimal.

Content marketing plan yang optimal

Manfaat Content Marketing

Content marketing yang baik adalah yang memenuhi 3 syarat utama yaitu penting, relevan dan juga konsisten. Dengan begitu, konten tersebut akan punya peluang besar untuk mendatangkan pengunjung. Mereka pun akan mulai membaca dan membagikan konten tersebut pada pengguna lain, yang bahkan dapat mendorong mereka melakukan pembelian produk atau jasa yang Anda jual.

Gunakan Kalender konten untuk membuat plan

Cara Membuat Content Marketing Plan

Berikut ini adalah beberapa cara membuat content plan agar lebih optimal untuk menuju tujuan akhir yang ingin didapat:

1. Tentukan tujuan

Pertama-tama, pikirkan dan tentukan tujuan yang ingin Anda capai sebelum membuat content marketing plan. Itulah kenapa dibutuhkan pembuatan content strategy terlebih dulu. Dalam content strategy tersebut termasuk di dalamnya tujuan yang ingin Anda raih dan juga penentuan target pasar yang ingin dijangkau.

Penentuan target pasar ini harus dilakukan agar perencanaan konten pun bisa berhasil dijalankan dengan optimal. Bila tidak maka nantinya konten bisa terdistribusi dengan tidak tepat karena tidak tepat sasaran dengan target pasar yang dituju.

2. Menetapkan prioritas

Pendistribusian konten akan jadi jauh lebih sulit bila Anda tidak paham dimana Anda harus menghabiskan banyak waktu untuk mencapai tujuan Anda. Itulah pentingnya prioritas dimana Anda harus menginvestasikan waktu Anda.

Bila Anda dan tim sudah menetapkan prioritas yang tepat, maka Anda dan tim punya tujuan yang sama dan berusaha untuk bersama-sama mencapai tujuan tersebut. Kesuksesan pendistribusian konten pun jadi lebih mudah.

Ada beberapa hal yang bisa Anda prioritaskan terkait dengan aktivitas content marketing yaitu pembuatan konten yang menarik, mengukur konten mana yang berfungsi dan tidak berfungsi, mengoptimalkan konten, dan memproduksi konten visual seperti foto atau video.

3. Membuat kategori yang jelas dan rinci

Setelah menentukan tujuan dan juga target pasar bisnis Anda, maka Anda bisa menuju langkah selanjutnya yaitu melakukan pengkategorian. Tentunya ada hal-hal yang jadi fokus utama bisnis Anda, seperti di bidang kecantikan, fashion atau yang lainnya.

Menentukan kategori yang jelas dalam content plan bertujuan untuk membuat konten jadi lebih teratur dan tidak jauh melenceng dari image brand atau bisnis Anda.

4. Membuat kalender editorial dengan susunan yang rapi

Kemudian, buat kalender editorial yang di dalamnya berisikan data lengkap mengenai konten yang diperlukan. Anda disarankan membuat spreadsheet yang berisikan kategori, jadwal tanggal, prioritas, status dan juga jadwal deadline. Anda bisa menyesuaikan komponen-komponen tadi sesuai dengan keperluan Anda.

5. Pemilihan platform

Anda bisa memerhatikan nilai-nilai yang dianut brand Anda dan target pasarnya. Lalu, coba tentukan platform apa yang ingin digunakan, dan sesuai dengan target pasar bisnis Anda. Berbeda platform, berbeda pula audiensnya. Beberapa platform ada yang lebih cocok dengan anak muda, ada juga yang didominasi orangtua.

6. Membuat konten selain teks

Ketika Anda ingin membuat content marketing plan, maka hal terpenting adalah memikirkan apa yang diinginkan target pasar Anda. Misalnya, bila Anda membuat konten untuk blog, Anda bisa mencoba konten selain teks, dan mencari tau apa yang diinginkan pembaca atau pengunjung blog Anda. Anda bisa memilih konten seperti foto atau video menarik yang dapat menarik pembaca atau pengunjung blog.

7. Menemukan fokus konten yang unik

Buatlah konten yang menonjol, unik, namun tetap fokus. Buat konten yang berbeda dan lain dari konten kompetitor bisnis Anda. Penting sekali untuk mengetahui keahlian unik Anda, dan memfokuskan seluruh konten Anda di area tersebut. Dengan begitu, Anda akan selalu bisa untuk memperluas jangkauan Anda nantinya.

8. Melakukan riset

Sangat penting untuk melakukan riset topik ketika membuat content plan, mulai dari keyword yang akan dipakai, angle tulisan, dan juga isi kontennya. Semuanya harus melewati riset yang baik untuk menghasilkan konten yang baik pula.

Bila konten yang Anda buat relevan dan juga dirasa bermanfaat bagi target pasar Anda, maka engagement konten dan akun bisnis Anda pun akan otomatis tinggi. Anda juga bisa membuat konten-konten lain yang dapat menarik audiens untuk berkomentar atau melakukan aksi, seperti membuat konten interaktif.

Baca Juga: 8 Tips Membuat CTA yang Nendang untuk Konversi

9. Melakukan tracking progres

Setelah merencanakan, membuat dan mendistribusikan konten pada audiens, Anda juga harus melakukan tracking dari progres konten yang Anda buat. ini bisa jadi bahan evaluasi bagi Anda dan juga tim, dan dapat mendorong Anda untuk meningkatkan performa konten Anda. Anda pun lebih tau mana konten yang memang disukai atau diinginkan audiens, sehingga ke depannya, konten-konten yang Anda buat bisa lebih ‘mengena’ ke audiens Anda.

Dalam membuat content marketing plan, Anda disarankan membuat konten yang segar dan baru, serta melakukannya secara konsisten. Ini karena hal tersebut adalah kunci penting dalam perencanaan pembuatan konten yang optimal dan efektif. Anda juga disarankan untuk mencari dan menemukan ide konten baru dan lebih baik dari kompetitor Anda.

Dan terakhir, pastikan Anda memproduksi konten untuk beragam saluran pemasaran. Ini dilakukan untuk bisa mencapai tujuan yang ingin Anda dapat. Dengan begitu, content marketing ini pun bisa sukses dijalankan. Mau mendapatkan Content marketing optimal? Di Buzzup.id Anda bisa mendapatkan konten-konten yang relevan dengan bisnis Anda dengan mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *